Jumat, 09 Desember 2016

Marah

*JUTAAN UMAT ISLAM SEKETIKA MARAH KETIKA AL-QUR'AN DINISTAKAN...TAPI KEMANA JUTAAN YANG LAIN KETIKA SUNNAH RASUL DILECEHKAN OLEH PERBUATAN BID'AH?*

Padahal....

*MELAKUKAN AMALAN BID'AH = MELECEHKAN SUNNAH RASUL = MENISTAKAN AYAT AL-QUR'AN = MENYALAHI PERINTAH ALLAH*

_MANA BUKTINYA?_

1⃣Bukankah Allah Ta'ala *MEMERINTAHKAN* kita untuk *BERTAQWA?*
_📖DALIL_ 👉 (Al-Baqarah: 2; An-Nisa': 1 dan 131; Ali Imron: 102; Al-Hasyr: 18; Al-Maidah: 27; Ath-Thalaq: 2-3; Al-Anfaal: 29; Maryam: 63; Asy-Syu'aro: 90; dll)

*Apa sih TAQWA itu?* Bukankah taqwa itu artinya *_Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya?_*

2⃣Salah satu *perintah Allah* adalah *MENTA'ATI RASUL*
_📖DALIL_ 👉 (An-Nisa': 59, 65 dan 80; Al-Hasyr: 7; Al-Baqarah: 137; dll)
*📌Ancaman keras Allah bagi siapa saja yang tidak menta'ati Rasul* 👉 📖(An-Nisa': 115; An-Nur: 63)

3⃣Wujud *menta'ati rasul* adalah dengan *mengikuti sunnah beliau shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu 'anhum ajma'in*
_📚DALIL_ 👉 Dari 'Irbadh bin Sariyah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

_"Aku wasiatkan kepada kamu untuk *bertaqwa kepada Allah*; *mendengar dan taat (kepada penguasa kaum muslimin)*, walaupun (dia) seorang budak Habsyi. Karena sesungguhnya, barangsiapa hidup setelahku, dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka *wajib bagi kamu berpegang kepada Sunnahku dan sunnah para khalifah* yang mendapatkan petunjuk dan lurus. Peganglah dan gigitlah dengan gigi geraham. *Jauhilah semua perkara baru (dalam agama), karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah adalah sesat."*_ [HR Abu Dawud, no. 4607; Tirmidzi 2676; Ad Darimi; Ahmad, dan lainnya].

*📝KESIMPULAN*
Dari sekian dalil diatas tentu kita yang mengaku muslim umatnya Rasulullah mampu dengan peka mentadaburi dalil bahwa Allah *tidak secara langsung melarang* perbuatan bid'ah dlm agama spt maulid, tahlilan, dsb. Namun, Allah memerintahkan kita utk bertaqwa. Didalam taqwa terdapat perintah menjalankan perintah-Nya. Salah satu perintah-Nya adalah menyuruh kita mentaati Rasul. Dan salah satu wujud mentaati Rasul adalah mengikuti sunnah Rasul dan para sahabat. Sekarang kita lihat kepada para sahabat. *Apakah sahabat pernah merayakan maulid?*; *Apakah para sahabat pernah tahlilan?*
Kalau tidak, lalu siapa yang kita ikuti? Pantaskah kita disebut umatnya Rasul? *Patutkah kita disebut bertaqwa?*

*🙏🏻Semoga Allah membuka hati kita dan mengisinya dengan hidayah*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar